OpenERP berubah menjadi Odoo

Subtitle

Mr. Hardianto Darjoto

Bergerak menuju wilayah baru, di luar ERP

OpenERP bergerak ke wilayah-wilayah baru, di luar ERP. Kami merilis sebuah open source CMS, sebuah eCommerce yang mengguncang, dan sebuah mesin Business Intelligence. Mengintegrasikan penjualan Anda dengan persediaan, akuntansi dan pabrik adalah satu hal. Tapi kami berpikir perusahaan modern berhak yang lebih pantas dari itu.

Perusahaan yang baik harus mengintegrasikan semua saluran penjualan mereka: titik penjualan, eCommerce, penjualan inbound. Perusahaan yang baik harus memiliki keterkaitan penuh antara kegiatan pemasaran, pelaporan, dan CRM mereka. Perusahaan yang baik membutuhkan aplikasi manajemen proyek mereka terhubung dengan timesheets mereka, aplikasi keuangan dan akuntansi.

Dengan 3.000+ apps, OpenERP adalah unik. Tidak ada produk lain yang bisa melakukan integrasi pada tingkat out-of-the-box seperti ini. Untuk alasan ini kami pikir sudah waktunya untuk membedakan OpenERP dari pemain ERP tradisional. Tidak ada perbandingan lagi.

Jadi, kami berganti nama produk dan perusahaan menjadi "Odoo".

 

Mengapa Odoo?

Kami membutuhkan merek yang bebas dari kendala. Kami ingin merek untuk merilis aplikasi ERP seperti penjualan, akuntansi, persediaan, pengadaan. Tapi merek ini juga harus sesuai dengan aplikasi terbaru kami seperti  website builder, e-commerce, point of sales atau intelijen bisnis. Odoo tumbuh begitu cepat sehingga kami juga berharap untuk merilis hal-hal yang bahkan tidak terpikirkan hari ini. Bisa jadi itu aplikasi yang tidak kompatibel dengan persepsi orang atas sebuah ERP. Jika kami perlu membangun roket untuk memberdayakan pengguna kami, kami akan melakukannya.

Odoo adalah paket aplikasi bisnis, bukan hanya ERP. Sebanyak 200.000 user menggunakan satu aplikasi saja. Untuk memecahkan "satu hambatan besar" citra ERP tradisional, kami ingin nama yang dapat digunakan untuk membuat nama pada setiap aplikasi standalone.

Memilih nama yang tepat sulit. Untuk menemukan nama yang sempurna, kami menganalisis nama-nama perusahaan internet terkemuka. Kami menemukan korelasi langsung antara nilai perusahaan dan jumlah 'O' dalam namanya. Grafik di bawah ini menunjukkan penilaian rata-rata dari 10 perusahaan internet sesuai dengan jumlah 'O' dalam nama mereka. Dengan tiga 'O' dalam namanya, 'Odoo' sejalan dengan ambisi kami.

Proses Desain

 

Untuk membuat logo kami bekerja dengan puluhan desainer. Berikut adalah beberapa proposisi mereka:


 

Untuk menentukan pedoman untuk merek baru, kami menggunakan pendekatan "utamakan situs web". Kami merancang website yang sempurna dengan menggunakan Odoo CMS. Ini menjadi acuan untuk gaya semua material pemasaran dan identitas: kartu nama, roll-up, t-shirt, presentasi powerpoint, dll.

Mengenai strategi

Kami menghapus kata-kata "Open" dan "ERP" dari nama kami. Tapi Odoo adalah dan selalu akan sepenuhnya open source. Model bisnis open source kami tidak berubah. Demikian pula untuk ERP-nya; prioritas utama Odoo saat ini masih pada aplikasi manajemen seperti akuntansi, manajemen proyek, crm, persediaan, dll.

source: Fabien Pinckaers, Founder & CEO Odoo, (May 2014), https://www.odoo.com/blog/odoo-news-5/post/odoo-the-new-openerp-156